PCM Suranenggala Usulkan Pengembangan Pemberdayaan Masyarakat Pesisir melalui Kerja Sama Pemanfaatan Empang Aset UMC

 

 

Suranenggala, Juni 2026 – Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Suranenggala menginisiasi langkah strategis dalam upaya pemberdayaan masyarakat pesisir melalui pemanfaatan aset empang milik Universitas Muhammadiyah Cirebon yang berada di wilayah pantai Suranenggala.

Gagasan tersebut disampaikan sebagai bentuk sinergi antara Persyarikatan Muhammadiyah di tingkat cabang dengan Universitas Muhammadiyah Cirebon dalam mengoptimalkan aset yang dimiliki Persyarikatan agar memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. Selain bertujuan meningkatkan produktivitas aset, program ini diharapkan mampu menjadi sarana pemberdayaan ekonomi masyarakat sekitar, khususnya warga pesisir yang menggantungkan hidupnya pada sektor perikanan dan usaha mikro.

Ketua PCM Suranenggala menyampaikan bahwa pemanfaatan empang tidak hanya berorientasi pada hasil ekonomi, tetapi juga sebagai wahana edukasi, pelatihan, dan pengembangan usaha berbasis masyarakat. Dengan melibatkan unsur perguruan tinggi, diharapkan akan lahir model pemberdayaan yang memadukan aspek akademik, sosial, dan ekonomi secara berkelanjutan.

Sebagai tindak lanjut, PCM Suranenggala telah membentuk tim yang bertugas melakukan komunikasi dan pembahasan teknis dengan pihak Universitas Muhammadiyah Cirebon. Tim tersebut terdiri dari Anshari (PCM Suranenggala), Kanadi (PRM Purwawinangun), Kuwu Tono (PRM Kertasura), dan Sudarli (PRM Keraton).

Melalui kerja sama ini, PCM Suranenggala berharap aset empang milik UMC dapat menjadi pusat pengembangan ekonomi masyarakat pesisir, sekaligus menjadi contoh kolaborasi yang produktif antara amal usaha Muhammadiyah dan Persyarikatan dalam mewujudkan kemajuan umat serta kesejahteraan masyarakat.

"Muhammadiyah harus hadir tidak hanya dalam dakwah keagamaan, tetapi juga dalam pemberdayaan ekonomi dan penguatan masyarakat. Sinergi antara Persyarikatan dan perguruan tinggi merupakan langkah penting untuk mewujudkan hal tersebut," ujar salah satu pengurus PCM Suranenggala.

Program ini diharapkan dapat menjadi bagian dari gerakan pemberdayaan masyarakat pesisir yang berkelanjutan, sejalan dengan semangat Muhammadiyah untuk menghadirkan kemaslahatan bagi umat dan bangsa.